Kegiatan ini dihadiri oleh para calon relawan pajak dari Universitas Pekalongan, Universitas Muhammadiyah Pekalongan (UMPP), Institut Teknologi Sains NU Pekalongan (ITS NU), serta Universitas Islam Negeri (UIN) K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Turut hadir pula kepala Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Tengah I dan Kepala P2Humas Kanwil DJP Jawa Tengah I, perwakilan dari KPP Pratama Pekalongan, KPP Pratama Batang, KPP Pratama Blora, serta pembina Tax Center dari masing-masing perguruan tinggi.
Acara dimulai pukul 08.00 WIB dengan registrasi peserta, dilanjutkan pembukaan oleh pembawa acara, doa bersama, serta menyanyikan lagu Indonesia Raya.
Dalam sambutannya, Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat (P2Humas) Kanwil DJP Jawa Tengah I, Hutomo Budi, menyampaikan bahwa kegiatan Pengukuhan dan Pembekalan Relawan Pajak untuk Negeri (Renjani) 2026 merupakan momentum penting bagi para calon relawan pajak untuk memperoleh pemahaman dasar mengenai tugas dan fungsi Coretax, yang nantinya akan diimplementasikan saat mereka memberikan layanan kepada wajib pajak di masing-masing kantor.
“Melalui kegiatan ini, para relawan tidak hanya dibekali dengan pengetahuan teknis tentang sistem coretax, tetapi juga ditanamkan nilai-nilai pelayanan, integritas, dan empati kepada masyarakat,” ujar Hutomo Budi dalam sambutannya.
Setelah prosesi pengukuhan, seluruh relawan membacakan Code of Conduct Relawan Pajak yang dipimpin oleh dua relawan terpilih sebagai wujud komitmen terhadap integritas dan profesionalisme. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan semangat kolaborasi.
Usai pengukuhan, acara berlanjut dengan pengenalan sistem Coretax yang disampaikan oleh narasumber dari DJP. Sesi ini disertai tanya jawab interaktif untuk memperdalam pemahaman peserta mengenai sistem perpajakan modern serta peran strategis relawan pajak dalam mendukung program tersebut.
Para relawan juga memperoleh pembekalan teknis terkait tugas dan fungsi mereka dalam Program Renjani 2026, baik di akun Renjani DJP maupun di Tax Center masing-masing universitas.
Dalam kesempatan ini, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan berhasil mengirimkan 25 relawan pajak, terdiri atas 4 laki-laki dan 21 perempuan, seluruhnya berasal dari Program Studi Akuntansi Syariah. Dari total tersebut, 10 relawan akan bertugas di KPP Pratama Blora, 8 di KPP Pratama Pekalongan, 5 di KPP Pratama Batang, dan 2 di Tax Center UIN Pekalongan.
Acara ditutup pada pukul 11.30 WIB dengan sesi perkenalan dan konsolidasi antara relawan pajak dan Kepala Seksi Pelayanan dari masing-masing KPP. Penutupan tersebut menjadi langkah awal bagi para relawan untuk berkontribusi aktif dalam mewujudkan sistem perpajakan Indonesia yang lebih modern, inklusif, dan berintegritas.