• akred

RENJANI 2026: Mahasiswa UIN Gusdur Pekalongan Dampingi Pelaporan SPT di KPP Pratama Blora

12 Maret 2026

Mahasiswa Program Studi Akuntansi Syariah dari UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan turut berpartisipasi dalam program Relawan Pajak untuk Negeri (RENJANI) 2026 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pajak. Dalam kegiatan ini, para mahasiswa melaksanakan tugas asistensi pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Orang Pribadi karyawan di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Blora.

Program Relawan Pajak untuk Negeri merupakan kegiatan yang melibatkan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk membantu masyarakat dalam memahami dan melaksanakan kewajiban perpajakan. Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman praktik di bidang perpajakan, tetapi juga turut berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran dan kepatuhan pajak masyarakat.

Dalam pelaksanaannya di KPP Pratama Blora, para relawan pajak memberikan pendampingan kepada Wajib Pajak Orang Pribadi karyawan dalam proses pelaporan SPT Tahunan melalui sistem Coretax, yaitu sistem administrasi perpajakan digital yang dikembangkan oleh Direktorat Jenderal Pajak. Pendampingan dilakukan secara langsung kepada wajib pajak yang datang ke kantor pelayanan pajak untuk melaporkan kewajiban perpajakannya.

Relawan pajak membantu wajib pajak mulai dari aktivasi akun Coretax, proses login ke sistem, pengecekan data identitas dan penghasilan, pengisian formulir SPT Tahunan, hingga tahap akhir pengiriman laporan SPT secara elektronik. Pendampingan ini sangat membantu terutama bagi wajib pajak yang baru pertama kali menggunakan sistem Coretax.

Selain membantu proses teknis pelaporan, para relawan juga memberikan edukasi kepada wajib pajak mengenai pentingnya melaporkan SPT Tahunan tepat waktu. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai kewajiban perpajakan serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung pembangunan nasional melalui pembayaran pajak.

Kegiatan asistensi pelaporan SPT Tahunan ini mendapatkan respon positif dari wajib pajak yang memanfaatkan layanan tersebut. Banyak wajib pajak merasa terbantu dengan adanya pendampingan langsung dari relawan pajak, terutama dalam memahami penggunaan sistem pelaporan pajak secara digital.

Melalui program Relawan Pajak untuk Negeri (RENJANI) 2026, diharapkan mahasiswa dapat memperoleh pengalaman praktis di bidang perpajakan sekaligus meningkatkan kemampuan komunikasi dan pelayanan kepada masyarakat. Di sisi lain, program ini juga menjadi salah satu upaya Direktorat Jenderal Pajak dalam meningkatkan literasi perpajakan dan kepatuhan wajib pajak di Indonesia.

 

 

 

 

We use cookies to improve our website. Cookies used for the essential operation of this site have already been set. For more information visit our Cookie policy. I accept cookies from this site. Agree